Musikin—Musik bagi sebagian orang merupakan sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan bagi orang yang tidak mencintai musik atau lagu sekali pun, kerap tidak menyadari akan hal itu. Bahwa musik selalu ada, entah itu di tv, pangkas rambut, bahkan tempat nongkrong pun kerap kali memutar musik sebagai pengiring suasana.
Buat banyak orang, musik kerap kali menjadi pelengkap di waktu santai dan
bekerja, apalagi buat mahasiswa-mahasiwa akhir yang sedang kejar tayang
skripsi. Satu playlist serasa kurang walaupun udah berisi puluhan lagu, tidak
peduli itu dari genre apa saja, mau pop, rock, jazz, hingga deny caknan dan
ndx. Menariknya memang musik melekat dengan suasana dan hal inilah yang
biasanya orang cari agar pekerjaan hingga apa yang menjadi rutinitasnya lebih
produktif.
Mereguk anti depresan, Kau pemeran utama disebuah opera, dan langit tak
seharusnya biru. Berberapa judul lagu tersebut pastinya sudah tidak asing lagi
bagi telinga kita, khususnya bagi generasi z hingga generasi alpha. Yap, The
Jansen. Grub band asal kota hujan, Bogor, Jawa Barat.
Grup band dengan aliran punk-rock yang mulai terbentuk pada tahun 2015,
dengan beranggotakan Cintarama Bani Satria sebagai vokal dan gitar, Adji
Pamungkas pada gitar bass, dan Aduy berposisi drum. Hingga kemudian pada tahun
2022 lalu, Nina Karina Ikut bergabung bersama The Jansen sebagai gitaris dan
vokalis.
Dihimpun dari sukabumiupdate.com, The Jansen pada tahun 2016 mulai merilis
debut EP atau album mini yang bertajuk “From Bogor to Japan”, lalu “Present
Continuous” sebagai album penuh perdana The Jansen yang rilis pada 23 April
2017 silam. Disusul album penuh kedua, bertajuk “Say Say Say” ditahun 2019
tepatnya pada 06 Juli 2019. Kemudian pata tahun 2022 kemarin, The Jansen
melahirkan album penuh ketiganya yang bertajuk “Banal Makin Binal”.
Album “Banal Makin Binal” inilah, karir The Jansen mulai tersohor dan
lagu-lagu nya mulai didengar dikalangan masyarakat luas khususnya kaula muda
pengguna gawai dengan medsos-medsosnya. Dari sebelumnya hanya eksklusif bagi
pendengar yang tau The Jansen saja, saat ini lagu-lagu nya sudah mulai didengar
semua kalangan. Yaa, begitulah kekuatan sosial media.
Tetapi tak hanya itu saja, album “Banal Makin Binal” dalam kurun waktu satu
tahun perilisanya, memperoleh penghargaan Anugrah Musik Awards (AMI) Pada
November 2023 bertempat di Jakarta International Convention Center &
Theater, Kemayoran, Jakarta. Dalam kategori Album Rock terbaik, mengalahkan
pesaing dijajaran kategorinya yang karya-karya nya tidak kalah keren.
Tak menuntut kemungkinan memang bagi saya “Banal Makin Binal” adalah album
keren dengan berisikan lagu-lagu yang tidak melulu dengan percintaan, romansa
dan melankolis. Dengan pembawaan nya yang semangat dan menggebu-gebu banwa
kesedihan dan percintaan memang harus dirayakan dengan semestinya tidak dengan
lagu melow saja. Tetapi ini The Jansen mengemas kedalam musik yang tidak
monoton untuk didengar.
Yang jelas, musik itu nggak cuma soal hiburan, tapi sudah jadi
bagian penting dari keseharian kita. Entah kita sadar atau nggak, musik selalu
melekat di sekitar kita dan punya pengaruh besar buat suasana hati, ingatan,
bahkan aktivitas kita sehari-hari. Salam olahraga. (Aku
adalah Meteor)

Komentar
Posting Komentar